Bicara tentang film, asia merupakan benua yang patut
dipertimbangkan dalam produksi perfilm di beberapa tahun belakangan ini.
1.
TRAIN TO
BUSAN – KOREA SELATAN ( 2016 )
Sumber gambar : gscmovies.com.my
Train to Busan
adalah film horor yang bertema bencana zombie asal
Korea tahun 2016 yang disutradarai oleh Yeon Sang-ho dan dibintangi Gong Yoo Jung Yu-Mi dan Ma Dong-Seok. Film menegangkan dan sedih ini berating lumayan 7,5/10 versi
IMDb. Tak salah jika film yg uda terkenal di kalangan remaja saat ini,
bagaimana tidak pemeran Seok-Woo alias Gong Yoo idaman para cewek yang terkenal
di serial drakor “Goblin”. Pada 7
Agustus, film tersebut pencetak rekor sebagai film Korea pertama pada 2016 yang
memecahkan rekor lebih dari 10 juta penonton. Si sutradara Yeon Sang Hoo
sebelumnya uda beberapa kali menang penghargaan bergengsi lain.
![]() |
| Sumber gambar : cleveland.com |
‘The Salesman’ juga lahir dari tangan dingin sutradara Asghar Farhadi.
Cerita filmnya berfokus pada seorang istri yang diserang sosok tidak
bertanggung jawab dimana sang suami bertekad untuk mencari pelakunya. Berating 7,6/10
versi IMDb. Pada Oscar 2017, filmnya berhasil memenangkan kategori Film
Berbahasa Asing Terbaik.
Meskipun belum dominan, judul-judul di atas membuktikan bahwa film Asia
memiliki potensi kuat untuk berkiprah di kancah dunia. Melihat perfilman
Indonesia yang sedang naik naiknya,
bukan tidak mungkin film Indonesia yang selanjutnya bergabung dengan film-film
pemenang Oscar pada list ini.
3. NEWTON
– INDIA ( 2017 )Va
sumber gambar : filmbeat.com
Film asal India buatan
Amit V. Masurkar. Bercerita tentang laki-laki bernama Newton yang tugasnya
mengantarkan surat suara pemilu ke desa pelosok yang terjadi konflik. Dia
bertanggung jawab sekali dan tetap teguh agar terjadi pemilihan suara di desa
pelosok tersebut, terjadi perselisihan antara rombongannya dengan pihak
prajurit yang menjaga. Selain berating 7,7/ 10 Film ini juga meraih penghargaan
Filmfare untuk cerita terbaik
Film ini harusnya ditiru oleh pihak KPU yang sulit masuk
ke desa pelosok untuk mengambil suara pilihan mereka. Bagaimanapun, mereka juga
berhak memilih biarpun jalan yang harus dilalui sesulit apapun.
4.
THE NIGHT COME FOR US – INDONESIA ( 2018 )
The Night Comes for US adalah film aksi bunuh bunuhan
Indonesia yang disutradarai oleh Timo Tjahjanto. Film ini dibintangi duet aktor
silat kawakan asli Indonesia yaitu Joe Taslim dan Iko Uwais yang juga uda
dikenal di industri perfilman Hollywood.
Film ini jadi salah satu yang terbaik karena The Night Comes for
US juga menjadi
film asli Indonesia pertama yang tayang di Netflix, dan rating film ini
7/10 versi IMDb
5. DYING TO SURVIVE – CHINA ( 2018 )
Sumber
gambar : The Better India
Dying to Survive adalah film komedi-drama Tiongkok buatan
Wen Muye dalam debut film fiturnya. Film ini dibuat atas dasar kisah nyata si
Lu Yong, seorang pasien leukemia dari Cina yang menyelundupkan obat kanker yang murah tetapi belum terbukti dari India untuk
1.000 penderita kanker di Tiongkok pada tahun 2004. Pemeran utama film ini diaktori Xu
Zheng dan juga merangkap tugas jadi co produser juga yang dibantu Ning Hao.
Film ini berating 8/10 versi IMDb dan pernah masuk nominasi Asian Film Awards
2019 dan menang best film dari penghargaan Hainan International Film
Festival
6.
PARASITE – KOREA SELATAN ( 2019 )
![]() |
| sumber gambar : amazon.com |
Film yang berating ini 8,6/10 dan berdurasi 2 jam 12 menit harus diakui,
selain naskah yang brilian, sebagai sebuah film bergenre dark comedy Parasite
tidak akan sukses bila para aktornya tak bermain dengan sangat baik. Mereka
mampu menampilkan kinerja luar biasa brilian menggambarkan ketidak adilan
sosial dan memandangnya sebagai sebuah komedi. Menggondol 4 piala Oscar 2020
dan menjadi film asia satu satunya yg pernah mengangkat piala Oscar, jadi film
ini tidak perlu diragukan lagi jika jadi film Asia terbaik.
7. IP MAN 4 – HONGKONG ( 2019 )
![]() |
| sumber gambar : itunes.apple.com |
IP Man 4 adalah film kungfu asal Hongkong berdasarkan kisah
nyata master Wing Chun. Film ini adalah
sekuel dari film IP Man sebelumnya. Semua film ini buatan Wilson Yip, ditulis oleh
Edmond Wong, diproduksi oleh Raymond Wong dan dibintangi Donnie Yen. Film IP
MAN 4 berating 7,4/10 versi IMDb. Film Mandarin merilis dua film pertama di
Hong Kong, yang meraih lebih dari $37.000.000 dengan biaya sekitar $24.600.000.
Memang dari dulu, Donnie Yen sudah di cap sebagai pemain film yang disetiap
filmnya memiliki tema yang unik, yang pertama film IP Man adalah tentang "Survival ", IP Man 2 berfokus
pada "membuat hidup dan adaptasi
", sementara IP Man 3 berfokus pada
"Life " itu sendiri.
8. THE
ASSASSIN – CHINA ( 2015 )
![]() |
| sumber gambar : sensacine |
The Assassin adalah sebuah film 2015 karya sutradara Taiwan,
Hou Hsiao-Hsien. A Taiwan/daratan Cina/Hong Kong Co-produksi, film ini adalah
pilihan resmi di kompetisi utama di Festival Film Cannes 2015. di Cannes, Hou berhasil
menang, dan bawa pulang penghargaan untuk sutradara terbaik. Film ini dirilis
di daratan dan Hong Kong, Tiongkok tanggal 27 Agustus, dan besoknya di Taiwan
pada 28 Agustus 2015. Film The Assassin terpilih jadi perwakilan Taiwan untuk
kategori bahasa asing terbaik di Academy Awards ke-88 tapi ‘nggak’ masuk
nominasi.







